Skip to main content

Kenapa Harus Ibu/Emak/Mama/Mami?

Well, ini post kedua gw dalam 1 hari. Masih normal laaah. Hehee. *maksa
Gw kali ini pengen ngepost tentang hari ibu. Kenapa? Tadi gw blog walking (yang gak tau artinya gw bantuin dah. blog artinya blog, walking artinya jalan2. Jadi blog walking adalah blog yang sedang berjalan2. *eh)
Ketemu blognya Dewi, adek kelas SMA gw yang sedang bertandang ke negeri orang. Gw ngebaca blognya dia (yang mau tau, kelik di sini) yang tentang hari ibu. Pas gw baca, gw keinget temen gw pernah nanya, apa gw gak bikin post tentang hari ibu. Gw bilang aja, besok2. Eh, besok2nya keterusan sampe sekarang. Hehee. Hingga akhirnya, sekarang gw disini, berkutat didepan laptop gw dengan jari2 tangan yang menari2 diatas tuts2 keyboard, installer yahoo messenger yang sedang berjalan, dan dengan kaki gw yang klo dipegang, bakal refleks menyambar muka orang yang megang (baca: kesemutan)

Kemaren, gw sempet berencana nyanyi langsung lagu Untuk Mama yang dipopulerkan sama Kenny pas kemaren bikin cover lagu Endah n Rhesa. Tapi, berhubung gw lupa. Ya, akhirnya gak bikin deh. Sekarang ini, gw berusaha memikirkan, apa yang bakal gw tulis, karena gw gak tau mau nulis apaan tentang hari ibu.

Satu yang tiba-tiba muncul di benak gw. Kenapa harus ibu/emak/mama/mami? Gw gak tau, tapi mungkin ada hubungannya dengan pepatah yang mengatakan "surga di telapak kaki ibu". Atau mungkin, bisa di alokasikan ke arah perjuangan seorang ibu, yang rela mempertaruhkan nyawanya demi melahirkan anaknya ke dunia. Mungkin sii yaa. Gw gak tau pasti, secara modem gw lagi bermasalah, disconnect gra2 gw senggol pake kaki gw. Jadi, pertanyaan itu bakal tetap menari2 dibenak gw, sampe modem gw connect kembali.

Salam,
Si Pembuat Blog



NB:
Buat para ibu, para calon ibu, para perempuan disana yang gw kenal maupun yang gak gw kenal, meskipun terlambat (amat sangat) dan tidak ada sesuatu yang spesial, gw mau ngucapin selamat hari Ibu yaa. Gw yakin kita semua bakal menjadi ibu yang hebat, yang mampu membesarkan anaknya menjadi anak yang berbakti kepada orangtua dan negara. Amiiiinn..

Comments

Popular posts from this blog

A Whole New Crazy Thing I Do

Apa kabra semuanya? Kali ini, gw kembali dengan postingan baru, yang mungkin gak terlalu penting. Hehee.. Sekarang ini (9 Maret,red), gw lagi ada di kelas Web Design bersama teman gw, Joni (baca: Kuliah vs. Sekolah) sama Ongki. FYI, Web Design itu adalah salah satu mata kuliah untuk anak DKV dengan peminatan DESAIN GRAFIS. Secara tidak langsung, gw adalah intruder di kelas ini (secara gw kan anak cinema). Gimana ceritanya gw bisa disini? Jadi, abis kelas gw yang terakhir (sekitar jam 11an), gw shooting dulu (set,dah. Bahasanya.. ==') Setelah shooting, gw kan gak ada kerjaan lagi donk. Secara udah gak ada kelas lagi dan gw nunggu padus (kenapa gak pulang aja? klo balik, gw bakal males lagi balik ke kampus) Akhirnya, gw pergi ke perpustakaan kampus gw. Gw berpikir akan menghabiskan waktu disana. Ternyata, gw ketemu sama temen gw, anak padus juga. Akhirnya, gw ngobrol dulu lah sama dia. Nonton film korea, judulnya 100 Days with Mr.Arrogant. Lucu loh filmnya, bagus lagi (jadi promos...

Segenggam Huruf untuk Sahabatku

Mungkin, ini akan terlihat menggurui. Maaf bagi yang merasa kurang nyaman dengan postingan kali ini.. "Ada kebahagiaan, ada kesedihan. Ada perjumpaan, ada perpisahan. Ada tawa, ada air mata. Aku tahu mungkin itu sangatlah berat untukmu. Kamu harus mengalami beberapa kejadian buruk seketika. Aku yakin, kamu bertanya-tanya kepada Tuhan 'Kenapa seperti ini?' Atau bahkan, kamu bersungut-sungut kepada Tuhan. Tapi, dengarlah kawan. Boleh saja kamu berduka. Boleh saja kamu berteriak kepada Tuhan. Boleh saja kamu mengurung dirimu, mempertanyakan ini itu. Tapi aku yakin, kamu mampu melewatinya meskipun butuh waktu yang sangat lama. Aku bukan orang yang pandai menenangkan hati. Aku bukan orang yang bisa merangkai kata-kata penyemangat buatmu. Aku cuma kawan lama yang hanya bisa menyemangatimu lewat huruf-huruf yang juga merasakan kesedihanmu dari kejauhan." Ini untuk teman dan sahabat gw, yang hari ini udah kehilangan keponakannya. Selamat jalan W ensesl...

Hari Perempuan Sedunia. Hari Laki, ada?

Hari ini, temen gw, si Acong (baca: Nonton ++), lagi ngebuka mbah gugel di HPnya. Tiba-tiba aja dia bilang, "ih, lucu yaa gambar gugelnya". Pas gw liat, gw mikir, waaahh, ada event apa nii?? Akhirnya, gw bukalah situs terkenal itu, GUGEL. Pas gw liat, dan gw klik lambangnya, ternyata hari ini adalah HARI PEREMPUAN SEDUNIA (oops.! capslocknya kepencet). Well, selamat hari perempuan sedunia yaa, para perempuan di dunia. Happy women day.. Sebenernya, gw gak tau, hari ini itu memperingati apaan?? Apa memperingati jasa-jasa ibu kita yang ngelahirin kita (terus apa gunanya hari ibu?!), ato jasa para pahlawan perempuan di dunia (hari pahlawan buat apa donk?!). Gw gak tau. Kebetulan, karena gw perempuan, gw ngucapin aja deh, selamat hari perempuan. Yang ada dipikiran gw sekarang ini adalah, kenapa ada hari perempuan, tapi hari laki-laki gak ada. Selama ini, gw selalu denger dan liat di kalender itu, adanya hari-hari yang bertemakan perempuan. Apa ini gara-gara emansipasi? Atau...