Skip to main content

The Art of "Thank You" and "Please"

"please" sama "thank you", yang klo di artikan jadi tolong (kyaknya) dan terima kasih, adalah dua buah kata yang mungkin biasa aja, tapi punya dampak yang luar biasa, menurut gw. Apalagi gw orang Indonesia, yang kata orang, orang Indonesia itu ramah2 (sampe dijadiin lagu anak2). Well, gw tiba2 kepikiran nulis ini karena mungkin ada beberapa orang yang lupa akan berartinya dua kata itu, bahkan gw sendiri terkadang lupa dengan dua kata itu. 

Gw dulu inget banget, waktu gw SMP, gw ditegor sama nyokap gw. Bukan ditegor kyaknya, lebih kepada di marahin secara gak langsung. Gw dulu waktu SMP di antar jemput ma bokap klo gak nyokap. Mungkin karena gw dlu kebiasaan gak pernah ngomong 'tolong' (klo 'terima kasih' si masih ngomong, tapi kyaknya jarang. hehee). Dulu waktu SMP, sekolah gw lumayan sering memulangkan muridnya dengan cepat. Meskipun SMP gw satu kompleks sama SD, yang berarti adek gw juga disitu, pulangnya gak sama. Akhirnya pergilah gw ke wartel terdekat, telpon nyokap ato bokap. Nyokap kan lagi kerja di kantor, gw gak bisa ganggu dong. Gw telpon bokap. Karena bokap lagi di toko, yang jawab belum tentu bokap kan, ada pegawainya kan. Gw bilang ke pegawainya,'Mbak/mas, suruh papa jemput dong'. Ddoo ddooong.!! Gw nyuruh, NYURUH men! Menurut KBBI, menyuruh, kata dasar suruh, adalah memerintah (supaya melakukan sesuatu). Menyuruh sama aja kyak memerintah. Memerintah, berarti memberi perintah, dan biasanya dilakukan oleh atasan kepada bawahan. Lah, gw disini posisinya kan harusnya bawahan dong. Kok bisa2nya, gw memberi perintah/menyuruh orang yang lebih tua dari gw untuk melakukan sesuatu buat gw?! Karena gak suka anaknya kyak gitu, akhirnya nyokap gw negor gw. Suatu hari, seperti biasa, gw pulang, ke wartel, telpon. Kali ini gw telpon nyokap. Kurang lebih percakapannya gini..

Telpon berdering
Gw (G) : Ma, jemput dong.
Mama (M) : Mama gak bisa.
G : Klo gitu, suruh papa aja yang jemput
M : Kamu itu, nyuruh orang yang lebih tua. Bilang tolong sana.
G : (menggerutu dalam hati) (q$&^#uihgo*&#^*(@#^$
      iya deh
Telpon di tutup

Awalnya, gw ngomong kata 'tolong' itu aneh banget. Kayak baru pertama kali belajar ngomong. Awkward. Gw berusaha buat mengeluarkan kata itu. Waktu pertama kali gw mau ngeluarin kata itu, itu tu kayak lagi mau nembak orang (bukan dalam arti yang sebenarnya). Dag-dig-dug-dhuer-daia lah pokoknya. Tapi akhirnya gw bisa mengeluarkan kata itu, dan akhirnya sampai saat ini, gw bisa dengan lancar mengeluarkannya (kyak BAB aja.. ==')

Well, mungkin gw terdengar sedang menyindir seseorang (dan sepertinya iya), tapi gw bermaksud untuk mengingatkan ke diri gw sendiri dan lu, klo kita itu punya dua buah kata yang sangat luar biasa berdampak buat kita dan orang lain. Coba bayangin, ada orang yang gak ngomong tolong atau terima kasih ke kita. Mungkin kita bakal ngerasa biasa aja, tapi ada sedikit perasaan marah ke orang itu. Gw ngalamin kok, lumayan sering. Bahkan mungkin, udah lumayan numpuk. Tapi mau gimana lagi. Orangnya kyaknya juga punya kebiasaan yang sama kyak gw, tapi bedanya gak di tegor dianya. Tapi ya sudahlah. Mau gimana lagi. Siapa tau dia sadar, dan berusaha mencoba mengubahnya. Amiiinn..
Bayangin aja, orang tua kita aja sering ngomong ke kita tolong sama terima kasih, masa kita gak mau ngomong itu?! Kurang ajar banget kan?! Gak sopan banget. 
#jadi marah

Comments

Popular posts from this blog

A Whole New Crazy Thing I Do

Apa kabra semuanya? Kali ini, gw kembali dengan postingan baru, yang mungkin gak terlalu penting. Hehee.. Sekarang ini (9 Maret,red), gw lagi ada di kelas Web Design bersama teman gw, Joni (baca: Kuliah vs. Sekolah) sama Ongki. FYI, Web Design itu adalah salah satu mata kuliah untuk anak DKV dengan peminatan DESAIN GRAFIS. Secara tidak langsung, gw adalah intruder di kelas ini (secara gw kan anak cinema). Gimana ceritanya gw bisa disini? Jadi, abis kelas gw yang terakhir (sekitar jam 11an), gw shooting dulu (set,dah. Bahasanya.. ==') Setelah shooting, gw kan gak ada kerjaan lagi donk. Secara udah gak ada kelas lagi dan gw nunggu padus (kenapa gak pulang aja? klo balik, gw bakal males lagi balik ke kampus) Akhirnya, gw pergi ke perpustakaan kampus gw. Gw berpikir akan menghabiskan waktu disana. Ternyata, gw ketemu sama temen gw, anak padus juga. Akhirnya, gw ngobrol dulu lah sama dia. Nonton film korea, judulnya 100 Days with Mr.Arrogant. Lucu loh filmnya, bagus lagi (jadi promos...

Segenggam Huruf untuk Sahabatku

Mungkin, ini akan terlihat menggurui. Maaf bagi yang merasa kurang nyaman dengan postingan kali ini.. "Ada kebahagiaan, ada kesedihan. Ada perjumpaan, ada perpisahan. Ada tawa, ada air mata. Aku tahu mungkin itu sangatlah berat untukmu. Kamu harus mengalami beberapa kejadian buruk seketika. Aku yakin, kamu bertanya-tanya kepada Tuhan 'Kenapa seperti ini?' Atau bahkan, kamu bersungut-sungut kepada Tuhan. Tapi, dengarlah kawan. Boleh saja kamu berduka. Boleh saja kamu berteriak kepada Tuhan. Boleh saja kamu mengurung dirimu, mempertanyakan ini itu. Tapi aku yakin, kamu mampu melewatinya meskipun butuh waktu yang sangat lama. Aku bukan orang yang pandai menenangkan hati. Aku bukan orang yang bisa merangkai kata-kata penyemangat buatmu. Aku cuma kawan lama yang hanya bisa menyemangatimu lewat huruf-huruf yang juga merasakan kesedihanmu dari kejauhan." Ini untuk teman dan sahabat gw, yang hari ini udah kehilangan keponakannya. Selamat jalan W ensesl...

Hari Perempuan Sedunia. Hari Laki, ada?

Hari ini, temen gw, si Acong (baca: Nonton ++), lagi ngebuka mbah gugel di HPnya. Tiba-tiba aja dia bilang, "ih, lucu yaa gambar gugelnya". Pas gw liat, gw mikir, waaahh, ada event apa nii?? Akhirnya, gw bukalah situs terkenal itu, GUGEL. Pas gw liat, dan gw klik lambangnya, ternyata hari ini adalah HARI PEREMPUAN SEDUNIA (oops.! capslocknya kepencet). Well, selamat hari perempuan sedunia yaa, para perempuan di dunia. Happy women day.. Sebenernya, gw gak tau, hari ini itu memperingati apaan?? Apa memperingati jasa-jasa ibu kita yang ngelahirin kita (terus apa gunanya hari ibu?!), ato jasa para pahlawan perempuan di dunia (hari pahlawan buat apa donk?!). Gw gak tau. Kebetulan, karena gw perempuan, gw ngucapin aja deh, selamat hari perempuan. Yang ada dipikiran gw sekarang ini adalah, kenapa ada hari perempuan, tapi hari laki-laki gak ada. Selama ini, gw selalu denger dan liat di kalender itu, adanya hari-hari yang bertemakan perempuan. Apa ini gara-gara emansipasi? Atau...