Skip to main content

Friendship (Past,Now,Future Edition)

Somehow,I was thinking about friends when I saw some post at my Facebook group and Facebook's news feed. I saw a lot of post from my friends there (well,there're some people that I don't know why I accepted their request although I didn't know them. --'). Most of them complaining about something. I saw some of their status,reading the comments that have been added,and I started to think they have a new circle (of friendship,I mean). Sometimes,I commented on their status. But most of them didn't give an exact respond,maybe my comment was not worth to reply or maybe they didn't know how to reply that. I don't know,maybe that's me think negatively, or that's the exact reason, and I began to think "aaa,I'm out of their circles right now. It's OK". I can say "it's ok",but deep inside my heart, disappointment rushing out,dominating my brain to think "Ya!* They didn't think you as friend anymore. As best friend anymore. You're outsider for them,you know?".

To be honest, I think the very best of my life,of my friendship life, are my high school time and now (I'm in 5th semester of my college life). Not that I didn't like my time before high school. I like it,but there's something that I felt it didn't right (on my friendship,either in school or church). And maybe,that's what makes me think like I said before. Since I spent my high school in different city (my hometown is Sampit,Central Borneo and I moved to Malang,East Java when I went to high school), I think, I started to 'moved on'. I started to leave all the memories back then. At first, I was still texting some of my close friend. When I went home,I spent some time, telling our stories,about love,about anything that we missed. Slowly,the texting stopped. When I went home,I rather spent time with my family. I began to pulled myself from the circles, never gave a fuck about get in in current circles. Sometimes, they approached me first,but never me. I think I gave them a cold respond,and they slowly gave up. And it still happen.

I've been thinking lately, am I give people a cold first impression? I don't know. I've asked one of my close friend in high school about her first impression of me. She said we were 'klop' (i don't know the exact english for this thing. --'). We didn't spend a lot of time to get closer at each other. But you all know that reality can be more cruel than we think. Hmph!

Comments

Popular posts from this blog

A Whole New Crazy Thing I Do

Apa kabra semuanya? Kali ini, gw kembali dengan postingan baru, yang mungkin gak terlalu penting. Hehee.. Sekarang ini (9 Maret,red), gw lagi ada di kelas Web Design bersama teman gw, Joni (baca: Kuliah vs. Sekolah) sama Ongki. FYI, Web Design itu adalah salah satu mata kuliah untuk anak DKV dengan peminatan DESAIN GRAFIS. Secara tidak langsung, gw adalah intruder di kelas ini (secara gw kan anak cinema). Gimana ceritanya gw bisa disini? Jadi, abis kelas gw yang terakhir (sekitar jam 11an), gw shooting dulu (set,dah. Bahasanya.. ==') Setelah shooting, gw kan gak ada kerjaan lagi donk. Secara udah gak ada kelas lagi dan gw nunggu padus (kenapa gak pulang aja? klo balik, gw bakal males lagi balik ke kampus) Akhirnya, gw pergi ke perpustakaan kampus gw. Gw berpikir akan menghabiskan waktu disana. Ternyata, gw ketemu sama temen gw, anak padus juga. Akhirnya, gw ngobrol dulu lah sama dia. Nonton film korea, judulnya 100 Days with Mr.Arrogant. Lucu loh filmnya, bagus lagi (jadi promos...

Segenggam Huruf untuk Sahabatku

Mungkin, ini akan terlihat menggurui. Maaf bagi yang merasa kurang nyaman dengan postingan kali ini.. "Ada kebahagiaan, ada kesedihan. Ada perjumpaan, ada perpisahan. Ada tawa, ada air mata. Aku tahu mungkin itu sangatlah berat untukmu. Kamu harus mengalami beberapa kejadian buruk seketika. Aku yakin, kamu bertanya-tanya kepada Tuhan 'Kenapa seperti ini?' Atau bahkan, kamu bersungut-sungut kepada Tuhan. Tapi, dengarlah kawan. Boleh saja kamu berduka. Boleh saja kamu berteriak kepada Tuhan. Boleh saja kamu mengurung dirimu, mempertanyakan ini itu. Tapi aku yakin, kamu mampu melewatinya meskipun butuh waktu yang sangat lama. Aku bukan orang yang pandai menenangkan hati. Aku bukan orang yang bisa merangkai kata-kata penyemangat buatmu. Aku cuma kawan lama yang hanya bisa menyemangatimu lewat huruf-huruf yang juga merasakan kesedihanmu dari kejauhan." Ini untuk teman dan sahabat gw, yang hari ini udah kehilangan keponakannya. Selamat jalan W ensesl...

Hari Perempuan Sedunia. Hari Laki, ada?

Hari ini, temen gw, si Acong (baca: Nonton ++), lagi ngebuka mbah gugel di HPnya. Tiba-tiba aja dia bilang, "ih, lucu yaa gambar gugelnya". Pas gw liat, gw mikir, waaahh, ada event apa nii?? Akhirnya, gw bukalah situs terkenal itu, GUGEL. Pas gw liat, dan gw klik lambangnya, ternyata hari ini adalah HARI PEREMPUAN SEDUNIA (oops.! capslocknya kepencet). Well, selamat hari perempuan sedunia yaa, para perempuan di dunia. Happy women day.. Sebenernya, gw gak tau, hari ini itu memperingati apaan?? Apa memperingati jasa-jasa ibu kita yang ngelahirin kita (terus apa gunanya hari ibu?!), ato jasa para pahlawan perempuan di dunia (hari pahlawan buat apa donk?!). Gw gak tau. Kebetulan, karena gw perempuan, gw ngucapin aja deh, selamat hari perempuan. Yang ada dipikiran gw sekarang ini adalah, kenapa ada hari perempuan, tapi hari laki-laki gak ada. Selama ini, gw selalu denger dan liat di kalender itu, adanya hari-hari yang bertemakan perempuan. Apa ini gara-gara emansipasi? Atau...